Tampilkan postingan dengan label spirit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label spirit. Tampilkan semua postingan

Senin, 21 April 2014

Lebih dari Sekedar Reuni

Salam Satrianisme, Satrianism...

Setelah sekian lama akhirnya gue bisa buka juga nih blog. Lebih dari satu tahun (14 bulan) men, sejak bulan Februari 2013 dan ini udah April 2014, gue kebingungan antara sadar dan nggak sadar, antara hidup dan mati (ehh??) gue nyoba2 mo buka blog ini tapi sulit. Iya, sulit banget. Asal lo tau aja (istilah sekarang FYI) gue lupa men alamat e-mail dan password nih blog, padahal banyak banget tulisan-tulisan yang mo gue posting. :')

Setahun lebih ini gue mengalami titik balik hidup gue. Tadinya gue yang masih kayaknya kekanak-kanakan sekarang sedikit demi sedikit gue mulai menemukan jati diri gue yang sesungguhnya. Emm, ternyata gue cowok. Eh bukan! Emang gue dari dulu udah cowok. Maksudnya secara mental dan psikis gue udah nemuin karakter yang sesungguhnya, gue yang sebenernya, gitu. Simpelnya sih, misalnya setahun yg lalu gue masih labil suka maki2 orang di twitter, FB, PM, dll. sekarang gue lebih kalem, gue lebih mikir dulu sebelom  bertindak dan kalo ada masalah langsung diselesaiin ke orangnya langsung gak lewat media sosial gitu. Itu cuman salah satu contohnya, tapi sebenernya lebih dari itu. 

Selama 14 bulan ini gue melakukan banyak hal dan gue juga dapat banyak hal. Seperti yang lo semua tau, hidup ini kan harusnya "take and give" ya? tapi setelah  gue pikir lagi hidup itu harusnya "give and take". (Apaan cuman dibalik2 gitu aja sama aja kan) Bukan gitu, hidup itu harus lo ngasih dulu baru lo bisa nerima. Jangan cuman lo mengharap dikasih terus, sama aja elo dengan pengemis kalo kayak gitu. Bukannya gue ngehina profesi pengemis yah, tapi kan ngemis itu profesi yang gak baik bagi orang2 yg masih sehat, kuat, mampu untuk mencari profesi yang lain. Ya ngemis itu profesi yang rendah, lo pasti malu kan kalo dikatain gitu? Iya, jadi balik ke point bahwa hidup harus ngasih dulu, ngasih apa? Apa pun, intinya kalo kalian ingin sesuatu kalian harus usaha untuk mendapatkannya. Usaha yang maksimal hasilnya pun akan maksimal, tenang aja gak ada kok yang namanya "usaha yang sia-sia". Seperti pepatah, "siapa yang menanam dia yang mengunduh". Kalo elo menanam hal yang baik-baik, manennya pun yang baik-baik juga donk? Kalo mau mikir lagi ketika lo usaha untuk mendapatkan yg lo idam-idamkan pasti disitu lo belajar dan hasilnya ini akan membuat lo kuat, lebih dewasa dalam menghadapi masalah, dan pantang menyerah. Itu juga mungkin yang gue alami selama setahun lebih ini, ada kecewa, ada kesedihan, namun ada juga kebahagiaan. Tapi pointnya bukan itu, hidup lebih dari itu. Hidup lebih dari sekedar kecewa, sedih, bangga, ataupun senang.

"Jika hidup hanya sekedar hidup, babi di hutan juga hidup. Jika bekerja hanya sekedar bekerja, kera juga bekerja". Pasti pada pernah baca donk, tulisan itu? Iya Seorang Buya Hamka pernah mengatakan hal tersebut. Ketika hidup hanya sekedar hidup elo gak beda dengan babi. Ketika dalam hidup elo bekerja hanya bekerja elo tak lebih dari seekor kera. Jadi? Lebih memaknai hidup ini, hidup yang dipenuhi suka, duka, kecewa, bangga, sedih, senang, bahagia. Bersikaplah positif, ambil yang baik gunakan dengan baik. Dan lebih lagi dalam segala situasi coba nikmati aja deh, hehe. Jangan buru-buru emosi. Just enjoy the chaos. :D

Hmm, agak berat ya pembahasannya? Hahaha makanya diet, hihi.. ini awal pembukaan reuni kita ya, seolah kita teman lama yang dipertemukan kembali, atau kita pasangan LDR yang bertemu lagi setelah sekian abad, pasti seneng, gue juga. Hehe itu yah, sampai jumpa dipostingan gue setelah ini, akan gue ceritain setahun ini gue ngapain, dan apa aja yg gue alamin, pahit, getir, asam, manis, ataupun asinnya hidup gue, selamat liat2, semoga betah! Salam satrianisme! XD